den Bagio
begitu orang memanggilnya,
malam ini terlihat manggut-manggut
tak bisa tidur sepulas hari-hari biasanya
terlalu banyak persoalan dipikirannya,
rekening listrik yang berlipat ganda,
sewa gedung yang masih nunggak,
belum lagi kreditan marcedes bens nya yang menanti,
den Bagio
begitu orang memanggilnya
seorang priyayi terpandang didaerahnya,
tapi tak lepas juga dari masalah ekonomi
den Bagio
begitu orang memanggilnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar