Jumat, 28 Agustus 2009

embun selamanya embun

embun selamanya embun
napas selamanya napas
debu selamanya debu
karena embun bukanlah lautan
karena napas bukanlah topan
karena debu bukanlah jagad
pun embun sebagai unsur lautan
pun napas sebagai unsur topan
pun debu sebagai unsur jagad
karena lautan selamanya menggenang
karena topan selamanya mengguncang
karena jagad selamanya hayat

embun selamanya embun
napas selamanya napas
debu selamanya debu
embun hanyalah setetes lautan
napas hanyalah sepercik topan
debu hanyalah sekeping kecil jagad

embun selamanya embun
napas selamanya napas
debu selamanya debu
karena embun tak kan mengguncang samudera
karena napas tak kan mengoyak angkasa
karena debu tak kan membuat gempa

embun selamanya embun
napas selamanya napas
debu selamanya debu
bilapun embun bersama samudera, musnahlah entitasnya
bilapun napas bersama topan, lenyaplah si napas
bilapun debu bersama jagad, tak tampaklah debu
dan hilanglah embun, napas, dan debu
selamanya.


----dedidoler-----

Sabtu, 22 Agustus 2009

do'a

duh gusti
segala puji syukur hanya untukMu
aku telah banyak melanggarMu
berjalan dalam gelap
bukan dalam cahayaMu
maka aku mohon
sampaikanlah kepadaku guru
tapi aku mohon
jangan kau turunkan ayatMu padaku.

Senin, 17 Agustus 2009

ups.,

masih saja berputar disini
di antara tembok memutar yang menamakannya ruang
ruang di antara sekat berkeliling yang menamakannya rumah
rumah di antara blok menyatu yang menamakannya desa
desa di antara alas belantara yang menamakannya pulau
pulau di antara lautan yang menamakannya negara kesatuan
negara kesatuan di antara ke-bhineka-an yang menamakannya ?
ups
jangan berhenti sampai disini.

Minggu, 16 Agustus 2009

puisi

dia bilang puisi itu sebuah imajinasi
dia bilang puisi itu harus bermakna
dia bilang puisi itu apa adanya
dia bilang puisi itu metafora hiperbola,
dia bilang puisi itu dari hati
dia bilang puisi itu jatuh cinta
dia bilang puisi itu derita
dia bilang puisi itu do'a
dia bilang puisi itu dakwah
dia bilang puisi itu kritikan
dia bilang puisi itu hanya kata
dan puisi itu
terserah kamu.

Jumat, 14 Agustus 2009

pergi

maaf sebenarnya tah terucap
hanya menerima kenyataan
kau mencoba menghilang,
bilakah itu yang terbaik
untukmu
untuk rasamu,
jalan menjalani hidup
rasa merasakan risau
pilu menyayat kalbu
kepergianmu adalah misteriku
kembalimu tiada terlambat
pintuku untukmu
silahkan kau ketuk
hatiku masih
kamu ada

Kamis, 13 Agustus 2009

kau dan aku

kau beri aku hidup
kau berikan aku hati
kau berikan rasa cinta
dengan hati aku merasakan cinta
dengan cinta aku merasakan hidup
dan karena hidup aku akan mati
karena cinta tak mungkin sempurna
dan hati yang merasakan hampa,
kau yang merubah hidupku,
kaulah yang punya hatiku
kau yang memberiku perasaan cinta
cintaku untuk mengingatmu
hidupku untukmu
mencarimu
dan menemukanmu
dalam hidupku
dalam hati yang selalu berubah


------salam dedidoler-------

Selasa, 11 Agustus 2009

semenit berjalan

waktu berjalan
mengubah segalanya
semenit berjalan 180 derajat haluan
manusia memutuskan
tak tetap pendirian
aku yang sabar
semenit berjalan pemarah kudapati
sebentar kenyang
semenit berjalan lapar tiada tahan
sifat penyayangku muncul
semenit berjalan timbul pengumpat kutemukan
berkataku bersedia
semenit kemudian khianat kadang terlintas
yang semula tiada terpikir
dengan semenit berjalan
akan tampaklah suatu perbedaan
bagi mereka yang kurang tetap pendirian,
yang kurang eling waspada terhadap suatu keadaan.


-------dedidoler------

Senin, 10 Agustus 2009

kesendirian ini

dalam kesendirian ini
hening yang dapat kurasa,
entah sampai kapan
damai ini bersemayam dijiwaku.
hatiku yang kadang bergejolak
ingin berontak dalam kehidupan,
walau ku tahu
ini bukanlah sesuatu yang baik
namun begitulah manusia sewajarnya,
adanya keinginan
rasa yang selalu kurang.
nerakalah konon balasannya
orang-orang yang kurang waspada.


----try, dhedhi winarno----

Minggu, 09 Agustus 2009

ketentuan

tersebutlah dinasti kerajaan yang bahagia
ditengah sang raja yang waskitha
sakti mandraguna
dan keluarga yang menyayangi
pangeran sebagai penerus tahta
yang selalu dididik
di ajarkan ilmu
tibalah suatu saat
sang raja mendapat firasat
tentang kematian pangeran kesayangannya
berbagai cara ia lakukan
tolak balak hingga persembahan korban
seluruh ahli agama berkumpul
memohon kepada yang kuasa
pangeran di pingit
dilindungi dalam tempat yang aman
dengan ribuan prajurit pilihan
tiba saatnya
pangeran didapati mati kesepian
ditempat yang disangka aman
yang tersisa hanya tetes mata sang raja yang waskitha
dan bisiknya lirih
"ketentuanMU pastilah terlaksana"


------dedidoler------

Minggu, 02 Agustus 2009

dalamnya do'a dalam do'anya

dalam do'a ia semakin kusyuk
semoga kelak di ampuni
semua dosa yang menimpanya
ia pasrahkan semua
dan semakin larut dalam do'a
diatas kursi roda
diatas lumpuh kakinya
diatas lemah tangannya
diatas keyakinannya
dalam pengabdian selamanya
setiap istri pergi
air mata menyertainya
bertambah deritanya
namun segera terhapus
oleh harapan anak-anaknya
dan nenek yang sudah renta
sedang dirinya tiada bisa
betapa beratnya
betapa gundahnya
ia tak akan menyalahkan siapa-siapa
ketika bencana merenggut rumahnya
hartanya
organ tubuhnya
dan menggerogoti bahagianya,
istri menggantikan perannya
lembut tangannya
dan lemah tenaganya
yang seharusnya terjaga,
ia semakin tak bisa menyalahkan siapa-siapa
dalamnya do'a
diatas keyakinannya.


----dedidoler----

Sabtu, 01 Agustus 2009

surga

surga
sebagai tempat
surga
sebagai keadaan
surga
sebagai rasa penerimaan
surga
dalam kesadaran


--++dedidoler++--