bajindul kowal kawul
negara bajindul kowal kawul
bumi gonjang ganjing
yang seharusnya buat pijakan kini oleng
langit kelap-kelap
yang di atas ikutan kalap
badai yang mengombang-ambing rumput
rumput kecil yang tiada menahu
goyang kanan goyang kiri
ikut sana ikut sini
badai yang keluar dari mulut butho galak
para praktisi dengan keakuan pendapat dan argumennya
yang semakin memperkeruh suasana
sementara air yang menyejukan telah keruh
terkontaminasi sampah dan kepentingan
sang semar mengelus dada
berbisk lirih ,"sabar ngger, sabar"
"mudah-mudahan sang penguasa mempunyai penawarnya."
Kamis, 24 September 2009
Sabtu, 19 September 2009
kegilaanku
oi,
aku kamu ada disana
bersua bersama
dengan kekasihmu yang tak pasti
akupun begitu
disini tapi tak separah yang kau alami
uedan
sempat ku berkhayal
bagaimana bila kau ku lamar
BBKKL
wah sepertinya bakalan asik itu
keajaiban dunia tercipta
apakah memang duniaku yang ajaib?
dan uedannya lagi
kau juga bertanya yang hampir sama
BBKKT
bagaimana bila kau ku terima
itu pikirku,
ndak taunya
bagaimana bila kau ku tolak
bah,
tapi ndak apa
itu kan cuma dalam imaji
imaji dalam jiwa yang sepi
sesepi kuburan bagi manusia
tapi bukan untuk syetan,
syetan .,
ada ide edan lagi rupanya
ehm,
kau tau lah yang kupikirkan
tapi jangan
katanya itu kudeta dengan Tuhan.
terus?
ya tetap ae seperti rencana
tapi dilakukan saja dalam dunia fantasi
aku mendapatkanmu
bebas kau ku cumbui setiap waktu
setiap ingin
tak perlu repot, tak perlu susah-susah
cukup saja melamun
terawang matamu tanpa nyata.
wah itu seh uedan beneran namanya,
lah kalau gak gini gak dapat yang kau ingini
apa itu norma lah,
apa itu hukum lah,
yang penting kau tak kurampas beneran
dasar wong uedan
bisanya bersenandung kegilaan
aku kamu ada disana
bersua bersama
dengan kekasihmu yang tak pasti
akupun begitu
disini tapi tak separah yang kau alami
uedan
sempat ku berkhayal
bagaimana bila kau ku lamar
BBKKL
wah sepertinya bakalan asik itu
keajaiban dunia tercipta
apakah memang duniaku yang ajaib?
dan uedannya lagi
kau juga bertanya yang hampir sama
BBKKT
bagaimana bila kau ku terima
itu pikirku,
ndak taunya
bagaimana bila kau ku tolak
bah,
tapi ndak apa
itu kan cuma dalam imaji
imaji dalam jiwa yang sepi
sesepi kuburan bagi manusia
tapi bukan untuk syetan,
syetan .,
ada ide edan lagi rupanya
ehm,
kau tau lah yang kupikirkan
tapi jangan
katanya itu kudeta dengan Tuhan.
terus?
ya tetap ae seperti rencana
tapi dilakukan saja dalam dunia fantasi
aku mendapatkanmu
bebas kau ku cumbui setiap waktu
setiap ingin
tak perlu repot, tak perlu susah-susah
cukup saja melamun
terawang matamu tanpa nyata.
wah itu seh uedan beneran namanya,
lah kalau gak gini gak dapat yang kau ingini
apa itu norma lah,
apa itu hukum lah,
yang penting kau tak kurampas beneran
dasar wong uedan
bisanya bersenandung kegilaan
Rabu, 09 September 2009
" ."
hari berjalan
matahari menghangatkan
bulan menerangi
bintang menghiasi
embun menyejukan
air menyegarkan
udara melapangkan
hijaumu dedaunan
birumu lautan
jingga sang fajar
putih awan
semerbak bunga
sekeras pualam
egoku tertahan
matahari menghangatkan
bulan menerangi
bintang menghiasi
embun menyejukan
air menyegarkan
udara melapangkan
hijaumu dedaunan
birumu lautan
jingga sang fajar
putih awan
semerbak bunga
sekeras pualam
egoku tertahan
Selasa, 01 September 2009
jaka tingkir
semangat jaka tingkir
mengilhami pemuda desa itu
berawal bukan siapa-siapa
mengabdikan diri menjadi prajurit negara
dengan pangkat terendah disandangnya
kecerdikan jaka tingkir
terpatri dalam sanubarinya
kepahlawanannya,
menundukan kebo edan
mengantarkan dirinya ke tahta singgasana
dan sayangnya
keduanya mempunyai bawahan yang bermuka dua
membuat porak-poranda negaranya,
mengakhiri kepemerintahannya
mengilhami pemuda desa itu
berawal bukan siapa-siapa
mengabdikan diri menjadi prajurit negara
dengan pangkat terendah disandangnya
kecerdikan jaka tingkir
terpatri dalam sanubarinya
kepahlawanannya,
menundukan kebo edan
mengantarkan dirinya ke tahta singgasana
dan sayangnya
keduanya mempunyai bawahan yang bermuka dua
membuat porak-poranda negaranya,
mengakhiri kepemerintahannya
Langganan:
Postingan (Atom)